Batik Tenggeran pula diucap dengan nama batik manggur, singkatan dari mangga serta anggur. Mangga serta anggur menggambarkan ikon Kota Probolinggo, sebab wilayah ini memanglah populer dengan hasil pertanian buah mangga serta anggur. Apalagi varietas mangga Probolinggo juga lumayan populer sebab rasa manisnya yang khas. Apalagi sebab rasa manis dari mangga tersebut terdapat pula yang menyebutnya bagaikan mangga madu.

Batik Khas Kota Probolinggo dengan motif yang terkesan alamiah, diambil dari motif- motif yang bernuansa alam semacam motif Anggur, Mangga, Bayu, serta Angin, ataupun perpaduan dari faktor keempatnya, sehingga membagikan nuansa alamiah serta khas untuk para penggemar kain ataupun pakain batik.

Silakan isi Form –> FORM DISKON untuk mendapatkan Kode Voucher.

Batik Khas Kota Probolinggo memiliki nuansa keunikan semacam motif Anggur serta Mangga, sebab Anggur serta Mangga ini menggambarkan salah satu karakteristik khas Kota Probolinggo.

Buat bahan malamnya telah coba buat buatnya sendiri sebaliknya kain serta pewarnanya dibeli dari Solo. Agus mengaku, dengan melemahnya nilai Rupiah terhadap Dolar lumayan pengaruhi usahanya paling utama harga kainnya yang terus menjadi mahal sehingga ingin tidak ingin pribadinya pula wajib menaikkan harga jual kain batiknya. Walaupun demikian, animo warga cukup besar.

Author Yudi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *