0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

Dapatkan Potongan 100% Untuk Transaksi Pertama anda!!

Minimalisir Dampak Panas Dalam Ruangan

Mati Listrik dan ngerasa kepanasan di dalam rumah? Hal-hal apa saja sih yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak panas dalam ruangan?

Ya jawabannya adalah Urban Farming.

Urban Farmingadalah kegiatan pertanian yang dilakukan di area perkotaan. Akan muncul di benak anda bahwa bagaimana bisa bertani di area yang terdapat banyak bangunan pencakar langit dan tidak memiliki tahan lapang?Eits jangan salah. Umumnya kita ketahui bahwa pertanian hanya bisa melakukan penanaman pada lahan yang luas. Namun sekarang tidak lagi seperti itu, untuk menanam anda tidak harus memanfaatkan medium tanah (lahan) sebagai syarat utamanya. Oleh karena itu, bertani tidak lagi terbatas pada suatu lahan yang luas.

Salah satu penerapan urban farming adalah bercocok tanam dengan cara hidroponik.

Menurut Wikipedia, Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.

Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Sistem hidroponik bisa digunakan untuk mengatasi masalah kekurangan lahan yang semakin tahun semakin sempit. Diharapkan hidroponik mampu menjadi manfaat untuk masa depan karena mampu diberdayakan dalam kondisi lahan sempit.

Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.

Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Sistem hidroponik bisa digunakan untuk mengatasi masalah kekurangan lahan yang semakin tahun semakin sempit. Diharapkan hidroponik mampu menjadi manfaat untuk masa depan karena mampu diberdayakan dalam kondisi lahan sempit.

Beberapa Kebutuhan Hidroponik sederhana :

  1. System Rakit Apung menggunakan Bak sebagai wadah nutrisi hidroponik
  2. Benih
  3. Netpot untuk tempat tanaman
  4. Rockwool sebagai media tanam
  5. Kain Flanel untuk penyerap nutrisi tanaman
  6. Nutrisi AB Mix
  7. Sterefoam untuk tempat Tanaman dan Netpot

Anda bisa cek peralatan Hidroponik DISINI

Tulis Komentar