0 di keranjang

Tidak ada produk dalam keranjang.

Dapatkan Potongan 100% Untuk Transaksi Pertama anda!!

Menjaga Produktifitas Waktu

Bismillah..

Waktu memang terasa pendek, terutama bagi anda yang memiliki aktifitas harian yang hampir sama setiap harinya. Anda yang sedang bekerja atau berbisnis, terutama bisnis online, seringkali problematika waktu yang sering terjadi setiap hari.

Ada beberapa dari kita merasa waktu sehari tidak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan, bahkan akhirnya diselesaikan melalui waktu lembur. Pengelolaan waktu ini-lah yang sering bermasalah di sebagian besar kita, orang-orang Indonesia.

Tetapi, karena waktu inilah kita bisa belajar agar bisa mengelola waktu yang baik dan produktif tiap hari.

Karena pertanyaan-nya sangatlah simple,”Dari sekian jam sehari bekerja, berapakah jam waktu produktif yang anda gunakan untuk bekerja?”.

Kemudian, “Berapa atau apa yang diselesaikan selama waktu bekerja tersebut?”

Nah, ketika jawaban-jawaban pertanyaan tadi muncul di benak anda dalam bentuk Sedikit, Kurang atau hal yang sejenis. Sungguh, waktu anda termasuk yang kurang / tidak produktif. Sebaliknya, anda patut bersyukur jika jawabannya adalah banyak atau berlebih.

Ke-tidak produktifan waktu anda, mengakibatkan dalam jangka panjang berbahaya. Anda yang sedang berbisnis, bisnis anda akan tertinggal oleh usaha sejenis. Anda yang sedang bekerja, karir anda akan kedatangan orang-orang baru yang lebih cepat dari anda dengan hasil kurang lebih sama.

Dan hal-hal tidak produktif di atas harus kita hentikan, atau mungkin bisa kita minimalisir.

Apa yang bisa dilakukan? Misal kita membuat to-do-list, reminder. Tentunya dengan harapan produktifitas kerja kita terjaga.Reminder ini banyak jenisnya, misal dengan alarm atau dengan aplikasi pengelola pekerjaan.

Dan jika kedua cara di atas masih belum bisa menaikkan produktifitas anda, cobalah beri sesuatu di meja kerja anda. Misal pengingat kepada Tuhan. Cara ini pernah saya lakukan sebelumnya. Yang saya sendiri pun di awal merasa, “Ah Masa Sih?”

Tapi seperti kata Bill Gates, “Jangan takut dengan perubahan”. Ketakutan memang selalu datang diawal, sesuatu yang baru adalah hal yang aneh bagi semua orang. Gates menekankan bahwa perubahan adalah hal yang positif yang harus disambut dengan baik. Bukan untuk ditakuti tetapi dijadikan sebuah transisi menuju masa depan lebih baik.

Kembali ke cara di atas, yaitu pengingat diri kita kepada Tuhan. Loh, trus apa hubungannya dengan produktifitas?

Mungkin saya sedikit bercerita tentang hal-hal yang kita lakukan dulu dalam berbisnis. Saya termasuk salah satu yang bekerja lupa waktu. Namun output pekerjaan sepertinya ya “itu-itu” saja. Akhirnya saya evaluasi, dan ternyata outpu dari produktifitas saya dan tim bekerja hanya sekitar 20-30 % Per hari. Dan inilah yang sering lupa untuk saya ukur.

Akhirnya saya gunain to-do-list atau reminder, dan berjalan 2 bulan ternyata to-do-list itu hanyalah sebuah tulisan yang masih banyak tim saya mengabaikan. Mengabaikan dalam artian, pekerjaan belum selesai, masih ada pekerjaan lain yang menunggu.

Akhirnya semua meja kerja tim saya wajibkan untuk memasangi sesuatu sebagai pengingat kepada Tuhan-nya masing-masing. Yang Islam memilik accessories yang berhubungan dengan Agama-nya, begitu pula yang Non-Moslem.

Jadi setiap mereka bekerja, itu menjadi pengingat dan otomatis hampir semua tim saya akhirnya gak lupa untuk kosisten terhadap to-do-list yang ditulis masing-masing.

Oh ya, hampir semua tim saya sekitar 70% bekerja remote. Dan dengan cara “mengingat Tuhan”, produktifitas dalam pekerjaan kami jadi lebih baik. Produktifitas yang dulunya 20-30% sekarang naik menjadi hampir 50%.

Kurang? menurut saya cukup dan bisa ditingkatkan lagi. Karena saya berkeyakinan, perubahan itu sedikit-demi sedikit agar perubahan itu bisa dirasakan perjuangannya.

Anda bisa lihat sample-sampe Accessories pengingat Tuhan (Bagi yang Moslem) DISINI

___

Ada satu quote bagus nih buat anda dari Kahlil Gibran

“Dan dengan menyibukkan dirimu dalam kerja, sesungguhnya engkau telah mencintai kehidupan.”

 

Selamat Menikmati Pekerjaan, Kak 🙂

KIROM – TIM MARKETING